EKSPEKTASI VS REALITA Mahasiswa Ilmu Komunikasi Yang Harus Kamu Tahu!
"Wah, asik ya kamu masuk Prodi Komunikasi! Kuliahnya pasti santai, lulusnya gampang, IPK nya pasti gede, kerjanya pasti gampang ya ?."
Kalimat bak mantra
yang paling sering didengar mahasiswa Komunikasi. Di benak banyak orang, jurusan ini identik dengan
kebebasan, public speaking yang keren, dan jadwal kuliah yang fleksibel. Well,
sebagian memang benar, tapi realitanya... jauh lebih menantang.
Kami di Ilkom INABA bukan sekadar belajar bicara,
tapi belajar bagaimana komunikasi bekerja, bagaimana konten bisa mengubah
pikiran, dan belajar bagaimana cara
pesan yang ingin kita sampaikan tersampaikan dengan baik, mau itu berbentuk konten
video, flyer, maupun tulisan.
Siap-siap kecewa atau justru
tertantang? Karena pada
artikel ini, aku akan bongkar tiga mitos terbesar tentang anak Ilmu Komunikasi.
Mari kita mulai dari mitos yang paling bikin kita overthinking di awal-awal
semester!
Kamu yang mau masuk Ilmu Komunikasi tuh alasannya apanih?apa pernah
terlintas karena Ilmu Komunikasi tuh gaada hitungannya matematika kaya Jurusan
lain? Tahan dulu, karena kita sebenernya emang tidak bertemu kalkulus, tapi
kita belajar jenis hitungan yang dapat membantu kita dalam perencanaan
komunikasi kita! Yaitu membantu kita dalam Analisis Data.
Pada Mata Kuliah Creative Branding semester 3 di Ilkom INABA, kita belajar
dalam membuat suatu database, dalam pencarian tersebut kita harus mengumpulkan data
atau melakukan fact finding yang dimana Mata Kuliah ini juga akan bersinggungan
dengan Mata Kuliah yang lain yang didalamnya kita harus belajar dalam analisis
data yang akurat terhadap apa yang kita analisis, dan pastinya akan ada peran
Statistika dalam pelaksanaanya.
Bukan Cuma Statistika, tapi kita juga belajar Komunikasi Bisnis dan juga
START UP yang dimana kita juga dibekali dalam bagaimana cara merancang bisnis, bagaimana
cara mengetahui bisnis yang baik, pengelolaan bisnis, hingga ke perancangan keuangan
dalam bisnisnya juga! Jadi kamu yang saat ini masih bingung Karier
Komunikasinya akan bagaimana jangan takut, Komunikasi tuh prospek nya luas,
asalkan kamu rajin dan memiliki kemauan dalam belajar dan keluar dari zona
nyaman kamu, kamu juga bisa menjadi Entreupreneur setelah lulus!
Jadi gaada alasan kalo mahasiswa Ilmu Komunikasi tuh gabisa ngitung dan
gabisa jualan ya! Nah, pada Mata Kuliah Event Communication Management pun
temen - temen event seringkali mengadakan kegiatan danusan untuk mendukung
event yang tengah mereka jalani, mereka berusaha mengumpulkan dana untuk
penyelenggaraan event mereka dengan berjualan! Jadi implementasi dari Mata
kuliah pun bisa secara nyata terwujud oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi INABA!
Bukan Cuma hitungan yang harus temen - temen komunikasi kuasai, tapi juga
terhadap Logika dan juga analisis. Jadi kuliah Komunikasi itu harus bisa dalam
berlogika, berfikir kritis dalam membedah data, mengambil keputusan yang paling
rasional. Balik lagi ke Mata Kuliah Event Communication Management kalo kita
bisa ngasah cara kita berfikir kritis terhadap pemecahan masalah atau menemukan
ide menarik dengan terjun langsung pada praktek nyata.
"Asik! Anak Ilkom banyak
waktu luang, tugasnya cuma diskusi dan nongkrong di kafe sambil cari ide."
Kita emang suka nongkrong dan jalan - jalan sih, tapi pastinya juga sambil
nugas! Mahasiswa Komunikasi tuh gabisa jauh dari yang namannya ngonten, kita
pastinya ga asal ngonten, tapi kita harus tau dari HOOK, font apasih yang
bagus, tipe konten apa sih yang lagi rame, dan juga mengenai ide konten apa
yang akan kita eksekusi! Cari referensi, Brainstorm, Analisis, Bikin rancangan,
Ngedit, Revisi udah jadi makanan sehari - hari Mahasiswa Komunikasi. Maka dari
itu Mahasiswa Komunikasi itu atleast minimal bisa ngonten dan tau mana konten
yang baik. Walaupun belum bagus, yang penting effort ngelakuinnya bener dan gak
asal asalan.
Ngomongin ngonten sih kalo peralatan yang kita gunain minimal handphone, lighting
yang bagus, kalo tripod sih opsional tergantung sama konten apa yang kamu akan
buat. Gaperlu kamera dan lensa yang mahal dulu untuk memulai atau belajar
ngonten yang penting sebelum ngonten kalian udah tergambar konten kalian ini
mau dibawa kemana. Konten yang bagus itu yang punya storytelling, dan punya kekuatan
dalam eksekusi teknisnya seperti pencahayaannya, angle yang diambil, properti yang
digunakan.
Take video sudah dilakukan, saatnya ngedit nih. Ngedit tuh bisa jadi
sesuatu yang seru banget, sekaligus capek banget. Hal yang aku rasain saat
ngedit tuh kendala di sound apa yang nyambung sama konten kita, gimana supaya
transisi pindahnya pas sama sound yang kita gunakan. Tapi yang paling harus temen
- temen komunikasi perhatiin sih dibagian penguasaan software dan juga device
yang digunakan untuk mengedit. Temen - temen yang mau belajar ngedit dulu dan pengennya
ngedit yang cepet bisa pake Capcut, tapi bagusnya sih temen – temen bisa
kenalan sama software yang lebih profesional supaya bisa lebih upgrade lagi
soal skill dengan produk Adobe, karena pastinya software yang profesional
sangat menunjang temen - temen komunikasi dalam dunia industri.
Walaupun begitu, ada tantangan lain setelah kita selesai mengedit yaitu apa..
Betul, Rendering! Fenomena yang sering
banget terjadi sih rendering lama tapi laptop keburu overheat sih! Tapi jangan
dibiasakan ya rendering video yang deadlinenya mepet! Karena belum tentu
rendering pertama tidak ada revisi ke empat, eh! Maksud aku ke dua!
Selanjutnya aku mau bahas si Introvert nih! Belum tentu lho, kamu yang
punya jiwa introvert gabisa masuk Komunikasi! Karena faktanya, kamu bisa kerja
di balik layar seperti jadi Videografi, Penulis, Copywritter, Editor, Desainer,
dan lain lain. Jadi, mau kamu seorang Ekstrovert maupun Introvert kamu bisa
masuk Ilmu Komunikasi. Kamu bisa survive kalo kamu punya keinginan untuk
belajar dan berusaha supaya bisa tingkatin skill kamu!
Jadi gimana nih tertarik jadi anak Ilmu Komunikasi? kunjungi Ilkom Inaba atau untuk kamu Anak
Ilkom, Realita mana yang paling relate sama kamu? Drop di kolom komentar ya!
Komentar
Posting Komentar